Lamanku

Jumat, 28 Oktober 2011

Pengalamanku pergi ke Macau

Aku pernah pergi ke Macau, tepatnya pada tanggal 5 September. Aku pergi ke Macau menggunakan pesawat 'Royal Brunei' bersama nenekku, saudaraku, uaku dan teman-teman uaku. Aku transit di Brunei Darussalam dulu sebelum sampai ke bandara Hongkong. Oleh karena itu, aku menggunakan pesawat Royal Brunei.

Sebenarnya, aku takut naik pesawat. Tetapi, aku juga sangat ingin ke China. Jadi, aku membelakan diri untuk tidak takut naik pesawat. Apakah kalian tau apa penyebabnya aku takut naik pesawat? jawabannya yaitu, karena aku takut mendengar suara pesawatnya ketika ingin terbang. bising sekali. 

Aku dan yang lain naik bis dari Bandung menuju Bandar Soekarno Hatta Jakarta sekitar jam 8 malam (wow!). Di sepanjang jalan menuju Jakarta, aku tertidur karena rasa ngantukku yang tak tertahankan. Pesawat yang akan ku naiki, akan terbang pukul 5 pagi . Aku sampai di Bandara Soekarno Hatta pada pukul 12 malam. Jadi, aku dan yang lain menunggu sampai ada informasi yang menyangkut pesawat yang akan aku naiki. Aku pun hanya termenung..

Satu jam kemudian, kami di panggil oleh pemandu tour kami untuk segera pengecapan paspor (ga tau namanya apa). Lalu, aku menunggu kembali di ruang pengungguan pesawat. Aku menunggu sekitar 1 jam. Selama menunggu, aku dan saudaraku yang bernama Ryan, memainkan game di hpku. Dan tak lama kemudian, kami berdua mulai merasa ngantuk, lalu kami pun tertidur. 

"De, bangun .. kita udah mau naik pesawat. Ayo" kata ua ku.

"mm.. Ayo" kataku dengan nada masih ngantuk

Aku, nenekku, a ryan (karena saudaraku lebih tua, jadi aku memanggilya a ryan), ua ku dan teman-teman ua ku segera memasuki pesawat. Setiap baris di isi oleh 6 penumpang. 3 disamping kanan, 3 disamping kiri. Kebetulan, aku, nenekku dan a ryan mendapat tempat duduk di sisi kanan. Nenekku duduk di dekat jendela, yang di tengah a ryan, dan aku di dekat jalan. Sementara, uaku berada di sisi kiri, tepatnya di sampingku. Lalu dengan perlahan, pesawat mulai berjalan. Lama kelamaan, jalannya pesawat lebih kencang. Nah, di situlah aku merasakan takut. aku menutupi kedua telingaku menggunakan bantal. Selama 2 jam, aku berada di pesawat. Aku pun tertidur sampai aku mendarat di Brunei Darussalam.

Aku pun sampai di Brunei Darussalam jam 8 pagi (jam Brunei Darussalam). Sementara aku akan melanjutkan perjalananku ke bandara Hongkong jam 10 pagi (jam brunei darussalam). Saking bosannya, aku pun mengeluarkan hpku dari saku celanaku. Inilah fotonya. :) Ini fotoku dan saudaraku, a ryan.. 


2 jam kemudian..


"Ayo.. cek paspor dulu.." kata Bu Yanti, pemandu tour kami.

Lalu, kami pun cek paspor. setelah itu kami menaiki pesawat Royal Brunei dari Brunei ke bandara Hongkong. Aku mengahabiskan waktu di dalam pesawat untuk menonton tv, dan tidur.

SUDAH SAMPAI!

melihat kanan dan kiri.. banyak tulisan asing.. yaitu tulisan CHINA. aku tersentak kaget dan tidak percaya kalau aku sudah berada di Hongkong! Inilah fotonya sewaktu di Bandara Hongkong.. :)

Setelah itu, kami meneruskan perjalanan menuju Macau menaiki turbo jet.

Tidak terasa aku sudah sampai di Macau.. Saudaraku selalu melihat kanan kiri nya.
aku pun bertanya tentang keanehannya

"a, kenapa ngeliat kanan kiri mulu?" tanya ku

"pemandangannya bagus. bisa jadi koleksi foto ini mah" jawabnya

"koleksi?-_-" tanyaku

"iya. udah ah. nanti ketinggalan rombongan. buru jalan" kata a ryan

Ternyata benar! terlihat gunung-gunung yang begitu jelas dari jauh! waww..!

Lalu aku dan yang lain menuju hotel dengan menggunakan bis. aku sekamar dengan nenek dan a ryan. Tetapi, ua ku sekamar dengan temannya :( O iya, kamarku berada di lantai 15 !

Kami beristirahat dulu sejenak. lalu kami meneruskan perjalanan kami untuk melihat casino. di Macau, memang rajanya casino. dimana-mana ada casino. Macau menjadi kaya, karena presiden Macau yang memenangi casino secara berturut.

Lalu besoknya, aku pergi ke tempat lambang Macau. ternyata, lambang Macau yaitu bekas gereja lhoo..
Lalu, aku ke tempat yang di dalamnya seperti di kidzania. tetapi, tempat itu bukan tempat permainan, melainkan tempat beli barang.. agar lebih jelas, lihat foto yang ini

Langitnya pun seperti asli, tetapi sebenarnya bohongan.. hemm..

Maaf ya, tidak bisa menceritakan semua.. karena tanganku tidak kuat untuk mengetik semua cerita ini.. sekian dulu ya.. Nanti lain kali, akan aku tambahkan.. :)

Assalamu'alaikum.. :)






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar